
Hampir sebulan sudah perjalananku dan beberapa teman-teman satu team bisnis usai. Namun gaung kebersamaan dan keriangan yang kami rasakan masih terus bergulir hingga hari ini. Untuk kali ini kami bersama-sama mengunjungi Kuala Lumpur sekaligus ber-hepi ria di Genting Highland.
Jujur aja, ini pengalaman pertamaku ke Kuala Lumpur. Bagi beberapa rekanan malah ini perjalanan mereka yang pertama ke luar negeri Indonesia. Apa yang kulihat?
Setibanya di LCCT (Low Cost Carrier Terminal) di Kuala Lumpur yang khusus diperuntukkan bagi penumpang Air Asia dan sejenisnya, suasana asing sudah mulai menyelimuti. Ini bukan karena sekedar kami turun dari International Arrival, namun karena tingkat keramaian bandara ditambah dengan berbaurnya begitu banyak manusia dengan pakaian ethnik dan modern, serta gerai dan pertokoannya yang jauh berbeda dari bandara kami berasal, yaitu Surabaya.
Bila anda pernah masuk ke bandara Surabaya yang baru, anda bisa melihat bahwa sebenarnya bandara yang sekarang ini sangat memadai, bahkan termasuk cantik sekali. Sayangnya bila dibandingkan dengan bandara internasional diluar negeri, khususnya Malaysia (walaupin bukan KLIA, hanya yang LCCT-nya saja) dan Singapore, jauh berbeda.
Bahkan gerai duty free-nya sangat berbeda.
Kembali ke Kuala Lumpur. Perjalanan dari LCCT menuju KLCC (Kuala Lumpur City Center) kurang lebih 1 jam, kemudian kami mengambil taxi dari KLCC menuju apartment daerah bukit bintang, yang merupakan kawasan yang paling hidup dan banyak tersebar Mall dan Plaza dengan harga yang sangat menarik bagi para peminat belanja. Sekedar Informasi, tiket BUS dari LCCT menuju KLCC adalah Rm. 10.- per orang-nya, sedangkan taxi dari KLCC menuju bukit bintang sekitar Rm. 15.- per taxi-nya yang maksimal diisi 4 orang. Tapi nggak semua supir taxi mau harganya seperti itu tuh, jadinya yang penting sekedar tahu aja deh. Sekedar anjuran juga, mending sebelum ngambil taxi beli karcis/vouchernya dulu deh.
Di Apartment kami hanya meletakkan barang-barang bagasi kami saja dan langsung menuju tempat makanan chinese food dan jadwal hari pertama ini anya shopping dan jalan dari mall ke mall. Dam akhirnya terpisah, hahahaha. Namanya orang yang suka melihat-lihat, pasti suatu saat matanya jatuh kekiri dan kekanan untuk melihat berbagai pernak-pernik yang ditawarkan. Sehingga terpisah deh dari kawanannya yang lain :p
Hari kedua kami lanjutkan perjalanan menuju Genting. Konon katanya cable car Genting adalah yang tercepat didunia. Saya sendiri karena beberapa alasan terpaksa tidak sempat mencicipi rasanya berada dalam perjalanan "terbang" tersebut, melainkan lewat darat dengan menumpangi "taxi".

Genting kalau boleh dikata ibarat kota dalam sebuah bangunan raksasa. Terdiri dari begitu banyak hotel, namun antara satu dengan lainnya tersambung dengan rapi tanpa kentara. Disini banyak tersedia hiburan indoor dan outdoor. Untuk Indoor sendiri antara lain :
1. Indoor theme park (rumah hantu, rumah monster, believe it or not, Snow world dll) dan arena permainan anak-anak
2. Mall yang terdiri dari berbagai macam gerai international yang menjual pakaian-coklat dan sepatu serta pernak-pernik lainnya
3. Restoran siap saji dan berbagai restoran khas makanan berbagai negara. Makulm saja, sebagai tempat wisata "penting" baik di malaysia dan asia tenggara, berarti sudah seharusnya menyiapkan makanan yang sesuai dengan berbagai lidah para pelancong. Sebuat saja makanan melayu, cina, vietnam, eropa dan lainnya.
4. Arena bowling-panjat tebing-memanah dan banyak arena ketangkasan indoor lainnya
5. Showroom yang bisa menampung kurang lebih 500 orang, saya sempat menonton show menarik kali ini, lucu dan sangat kreatif.
6. Galery dan museum : gemstone gallery dan visitor gallery adalah salah satu yang sempat saya kunjungi.
7. Kasino area
8. Outdoor theme park (wuah, katanya teman2 bikin sport jantung. sayang saya nggak bisa ikut karena hari itu saya benar2 drop dn bedrest. Well, minimal kadang2 bedrest karena saya sempat curi2 keluar sebentar untuk berjalan2. hehehehe)
9. Bioskop
10. Gerai kebutuhan umum : supermarket, apotik, salon, tempat pijat, warnet dll.
Hmmmm...... rasanya masih banyak lagi, hanya mungkin sekali saya tidak ingat.
Yang termasuk unik juga, perencanaan bangunan luar dan dalamnya yang menarik. Didesain seakan2 seluruh bangunan besar dunia berada dikawasan ini. Mulai patung liberty, menara eiffel, bahkan petronas tower.
Karena anak2 yang menjadi pelancong juga tidak sedikit, maka kesan super hero sangat terasa. Ada Hulk dan superman yang menerobos dinding salah satu gerai yang ada.
Tiga hari dua malam kami disana benar2 berkesan. Dan mungkin masih sedikit kurang puas. Karena belum semua yang ditawarkan sempat kami coba. Bila anda sempat kesana, luangkanlah minimal 3 hari untuk mengenal dan mencoba semuanya, walau dijamin pasti tetap masih terasa kurang, hehehehehe.
Setelah itu, kami turun dari genting dan melakukan city tour ke beberapa tempat terkenal di Kuala Lumpur:
1. Batu Caves - Pusat peribadatan umat hindu di malaysia

2. Pabrik Jam dan duty free
3. Petronas tower dan photo take area-nya

4. Suriah plaza yang bersebelahan dengan Petronas Tower
6. lapangan Merdeka dan Choco factory

7. Central Market dan China Town yang berdekatan
Besoknya kami sudah balik ke Indonesia.
Well, liburan yang menyenangkan bukan sekedar berada ditempat2 indah semata. Namun yang lebih penting ada orang yang peduli kepada kita dan sebaliknya yang bersama-sama dengan kita untuk menikmati liburannya. Sangat sedih bila kita bisa berlibur, namun hanya berlibur sendiri dan tanpa ditemani siapa-siapa.
Sampai ketemu di liburan yang lain.....
Semoga sukses selalu bertabur dalam setiap jalan yang kita lalui......
Irfan Utamin